Saturday, August 11, 2018

[Buku] Sila Ke-6: Kreatif Sampai Mati



Judul            : Sila Ke-6: Kreatif Sampai Mati
Penulis         : Wahyu Aditya (Waditya)
Penyunting  : Nurjannah Intan
Ilustrasi perancang sampul: Waditya
Penerbit       : PT. Bentang Pustaka
Cetakan/TahunTerbit: 6/November 2013
Halaman      : 302 halaman
ISBN              : 978-602-8811-99-6

Sampul buku Sila Ke-6: Kreatif Sampai Mati
Blurb:
Kreatif itu berbeda.
Kreatif itu membalikkan cara pandang.
Kreatif itu butuh niat kuat.
Ketika kita kecil, dunia adalah tempat bermain yang sangat luas. Segala sesuatu yang kita inginkan, dengan mudah terealisasi karena kita punya senjata yang sangat ampuh: imajinasi.
Setelah beranjak dewasa, semakin banyak peraturan yang mengekang imajinasi kita. Dan, rasa takut malah mengalahkan ide-ide yang berdesakan keluar. Tapi, kita sesungguhnya masih punya satu lagi senjata pamungkas: kreativitas.
Dikemas dengan konsep scratch book, ditulis dengan bahasa yang ringan, buku ini tidak menjual mimpi tetapi justru menyemai imajinasi Anda untuk tumbuh.
Kreatif itu ... SAMPAI MATI!

Ulasan:
Buku ini berisi 17 butir/bab. Mulai dari ‘butir 1: Cari duniamu!’ sampai ‘butir 17: Monoton? No way!’. Di setiap butirnya banyak quote-quote tentang kreatif. Dan ini menjadi salah satu halaman yang saya suka.
 
salah satu quote dalam buku
Di butir 1, kita akan diajak memahami bahwa kreativitas akan muncul ketika kita sudah menemukan dunia yang tepat. Layaknya Superman yang hilang kekuatannya saat berada di Planet Krypton, tetapi bisa menjadi pahlawan di planet Bumi. 

Sang penulis sendiri, Wahyu Aditya, adalah pendiri Hello Motion Academy. Banyak di antara siswa yang kursus di sana adri berbagai profesi yang jauh dari dunia industri kreatif. Seperti akuntan, PNS, salesman, koki, dll.
Kenapa mereka malah masuk ke sana? Jawabannya yakni untuk mengimbangi antara jiwa yang terbelenggu oleh sistem dan teriakan jiwa.

“Sejatinya keterbatasan adalah lahan subur di mana benih-benih kreativitas tumbuh. Tanpa adanya tantangan berupa batasan, kreativitas seperti enggan untuk muncul.” (hal. 112)

Kreativitas juga dimiliki oleh mereka yang mempunyai keterbatasan. Seperti sosok Phil Hansen. Saya sampai berdecak kagum membaca sekelumit kisah Phil Hansen ini.

Yang menariknya lagi adalah pembahasan pada Butir 10: Jangan Kalah Start. Di sini membahas salah satu karakter yang ada di Jepang. Karakter boneka yang laris dijual di Jepang ini bentuknya mirip cabai lancip. Ternyata eh ternyata, karakter ini terinspirasi dari kotoran manusia. Suatu hal yang di Indonesia ini terkesan menjijikan, tapi di Jepang malah dijadikan karakter dan laris manis, disuka banyak anak di sana. 
 
Contoh isi bagian dalam buku: Karakter boneka best seller di Jepang
Karakter ini dibuat dalam rangka mendidik anak balita agar mampu buang kotoran pada waktu dan tempat yang tepat. Imajinasi orang-orang Jepang memang luar biasa! Terbukti dari banyaknya animasi-animasi keren yang kebanyakan berasal dari Jepang. Hal ini berkaitan dengan orang-orang di sana yang banyak menggunakan gambar-gambar karakter lucu di hampir setiap tempat. Ini seperti brainstorming

“Kreatif adalah ketika kita mampu untuk mengurai sesuatu yang ada menjadi bentuk baru.” (hal 186)

Kita bisa melatih imajinasi kita lewat sebuah coretan gambar yang terlihat tidak jelas menjadi suatu gambar yang bisa diartikan. 

Pada Butir 13: Out of the box, kita disuguhi komik. Tidak ada pengertian tentang out of the box itu apa, tapi kita bisa memahami dari gambar-gambar dan secuil kalimat yang diberikan. Ini bagian yang menurut saya penyampainnya cerdas sekali.

Asiknya buku ini itu atraktif. Banyak gambar-gambar, foto-foto, bahkan tanda panah yang kelihatannya seperti coretan tangan kita. dan ini yang membuat saya tidak bosan membacanya.
Ditambah lagi ada gambar-gambar kecil di pojok kanan atas dan kiri atas. Yang jika kita perhatikan dan membuka bukunya secara cepat, akan terlihat bahwa gambarnya seolah bergerak atau berubah-ubah. Benar-benar dibuat oleh orang yang kreatif.

Intinya sih, isi buku ini sesuai dengan judulnya. Kereeeen!

Kretivitas itu bukan milik mereka saja yang bekerja di dunia industri kreatif, tapi kreativitas hak semua orang. Apapun pekerjaan kita, semoga kita bisa menjadi sosok kreatif yang turut membangun bangsa jadi lebih baik. Aamiin. 
---------------------------------------------------------------------------------------------------

Oke deh, itu dia salah satu isi rak buku saya. Saya memilihnya karena terpikat dengan isinya. Karena memang saya ingin menekuni dunia menulis (semoga bisa istiqomah). Nggak nyesel beli buku ini. Buku yang bisa membuat saya sedikit memahami tentang kreativitas dan belajar imajinasi. 
Sekian dari saya. Hmm,,, buku apa lagi ya yang bakal saya bahas? 😁

Wednesday, July 25, 2018

[BTS] Superkidz Science Story: Keajaiban Alam Sekitar


Judul               : Superkidz Science Story: Keajaiban Alam Sekitar
Penulis            : Lish Adnan
Ilustrator          : Rahmat Algifari
Penyunting      : Tin Zulaeha
Penata Letak dan Perancang Sampul: Viki Dedy Irawan
Penerbit           : Visi Mandiri
Tahun Terbit    : Agustus 2017
Tebal               : 96 halaman
Ukuran            : 17 x 24 cm
Cover              : Softcover
ISBN               : 978-602-612-257-5

Buku Superkidz Science Story: Keajaiban Alam Sekitar
  
Buku Superkidz ini adalah buku pertama saya. Rasanya seneng pake banget pas tahu buku ini terbit. Yang pertama itu selalu spesial, haha...

Awal Pembuatan Naskah
Naskah ini sudah saya buat sejak awal tahun 2016 kalau tidak salah. Waktu itu, saya masih sering main ke Arpusda Kota Tegal. Saya masuk ke ruang baca anak. Di sana banyak buku-buku anak tentunya.

Saya yang memang suka dengan ilustrasi memilih buku anak sebagai bacaan. Dan dari sana, saya terinspirasi dari salah satu buku yang saya pinjam. Terpikir, “Gimana kalau temanya sains, ya?
Mengingat, banyak hal atau kejadian di kehidupan ini yang berhubungan dengan sains. Dan saya ada beberapa buku tentang sains. Buku-buku pelajaran sekolah maksudnya, hee... 

Sains itu kadang sering dianggap sebagai pelajaran yang susah. Sama kaya matematika. Eh tapi, anggapan susahnya masih di bawah matematika ding, ya. 

Menurut saya, sains itu asyik kalau dipelajari. Sains menjawab permasalahan-permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Dari sana kita bisa tahu banyak hal. Dan berujar, “Ooh, ternyata.” Saat saya mempelajari dan membaca refrensi juga begitu. Dan memang benar kalimat:

“Saat kita mengetahui sesuatu, semakin kita sadar bahwa banyak hal yang belum kita ketahui.”

Tapi kemudian naskah sains yang saya garap ini berhenti di tengah jalan karena saya dapat ide naskah lain. Saya justru merampungkan naskah lain itu. 

Naskah Dikirim

Awal naskah ini dikirim ke penerbit itu bermula dari balasan email karena naskah sebelumnya yang saya kirim ditolak. Jadi, saya kirim naskah (bukan naskah ini, lainnya), tapi terus dapat info ditolak. Nah, di akhir penolakan itu, penerbit menginfokan kalau mereka malah sedang mencari naskah sains anak.

Dari sana, saya teringat dengan salah satu naskah saya yang mengendap di Lepi si Laptop. Naskah sains yang sempat mandeg.

Saya balas email penolakan itu dan saya sampaikan kalau saya ada naskah tema sains anak. Saya sampaikan konsepnya. Pihak penerbit meminta dikirimi contohnya untuk direview.
Dan tak butuh waktu lama, mereka akhirnya menerima dan akan menerbitkannya. Alhamdulillah, waktu itu rasanya senang sekali dapat kabar seperti ini. 😄

Eits, tunggu dulu, ini belum selesai!

Revisi: Tambahkan!

Saya harus menambahkan jumlah ceritanya dari yang waktu itu baru sekitar 6 cerita menjadi 10 cerita. Saya cari refrensi tambahan. Ubek-ubek rak buku dan nemu buku anak yang pernah saya beli. Alhamdulillah bisa dijadikan refrensi. Akhirnya buku itu bisa turut berperan, hee...
 
Penulisan Ide Naskah Superkidz Science Story: Keajaiban Alam Sekitar
Tak hanya menambahkan cerita, saya juga harus menambahkan pesan moral dalam ceritanya. Yang awalnya cerita di awal hanya sebagai pengantar menuju sainsnya, akhirnya cerita itu dikembangkan agar menjadi satu cerita utuh yang mempunyai pesan moral. Putar otak lagi, mikir lagi. Tapi dasarnya lagi senang, jadi ya, lancar. Alhamdulillah Allah memberikan kemudahan.

Makannya dapat plus-plus kalau beli buku ini. Pesan moralnya dapat, sainsnya dapat, ditambah bonus aktivitas kreatif! Asyik, kan? 

Setelah naskah selesai, kembali saya kirim. Pihak pernerbit mita ditambahkan panduan ilustrasi. Oke, saya tambahkan.

Sewaktu bikin panduan ilustrasi ini, saya membayangkan adegan-adegan yang terjadi dalam cerita. Mana yang perlu atau enak ditampilkan dalam gambar untuk menguatkan cerita. Di sinilah imajinasi turut berperan. Yang ini anggap saja ada film yang sedang tayang di atas kepala. Hee... 

Selesai, edit barangkali ada yang salah,,, SSSeeet, langsung kirim!
Menunggu...
Menunggu...
Menunggu...

Menunggu ilustrasi dan layout selesai. Tidak sebentar memang. Tapi saya tahu, membuat ilustrasi itu tak mudah. Ditambah lagi sang ilustrastor sempat sakit katanya, jadi molor dari jadwal. Namun, hasilnya tak mengecewakan. Ilustrasinya khas. Cover-nya cakep dan cukup memikat! 

Buku Terbit 
Dapat SPP, dapat bukter. Masih tidak menyangka. Saya bisa menulis sebuah buku dan buku itu tersebar di Indonesia. Alhamdulilah, terima kasih Allah. Saat bukunya dibeli dan banyak yang suka itu rasanya bahagia, Alhamdulillah. Teriring doa agar buku itu bisa bermanfaat bagi pembacanya. Sekilas isi bukunya bisa dilihat di sini.
Buku Superkidz Science Story: Keajaiban Alam Sekitar di Gramedia Tegal
 
Itulah proses di balik buku Superkidz Science Story: Keajaiban Alam Sekitar. Pahamilah bahwa:

Menulis buku itu sebuah proses. Saat satu tahap terlewati, Alhamdulillah, jangan terlalu senang dulu karena ada proses selanjutnya. Kembalilah menulis lagi di saat-saat menunggu. 

Btw, panjang juga ternyata. Haha... udahan ya. Semoga lain kali ada postingan BTS lainnya.

Terkadang, penolakan bisa menjadi sebuah jalan. 😁

Wednesday, July 18, 2018

[Buku] Momwriter's Diary

Momwriter's Diary


Judul          : Momwriter's Diary
Penulis       : Dian Kristiani
Penyunting : Marina Ariyani
Desain dan Tata Letak: Helen Lie
Ilustrasi cover dan komik: Indra Bayu
Penerbit      : PT. Bhuana Ilmu Populer
Tahun Terbit: 2013
Halaman     : 139 halaman
ISBN            : 978-602-249-618-2
 
Buku Momwriter's Diary
Blurb:
Kata siapa menjadi penulis itu susah? Enggak tuh, Dian Kristiani sudah membuktikannya. Sehari - hari, Dian disibukkan dengan urusan rumah tangga dengan segala tetek-bengeknya. Namun, dia tetap bisa menjadi seorang penulis profesional. Momwriter! Itulah julukannya sekarang. Dian sudah membuktikan bahwa semua orang bisa penulis profesional, termasuk ibu rumah tangga.

Lewat buku ini, Dian membagi pengalamannya di dunia menulis. Dimulai dari kisahnya merintis menjadi seorang penulis. Misalnya, mengirim naskah, lebih baik kirim langsung ke penerbit atau melalui agen. Ada juga soal plagiarisme, royalti, atau jual putus naskah, hingga menulis sinopsis sebuah naskah. Buku ini juga dilengkapi dengan komik - komik yang menghibur. Jadi, baca saja buku ini dan kamu akan tahu bahwa menjadi penulis itu tidak susah!

Ulasan:
Ternyata, penerbit itu tidak peduli apakah kita ini seorang maestro atau pemula. Mereka bahkan mungkin tidak peduli, siapa namamu dan jenis kelaminmu. Mereka hanya memedulikan naskahmu. Baguskah naskahmu? Apakah nantinya laku di pasaran? (hal 3)

Dari judulnya sudah ketahuan kalau buku ini berisi tentang kehidupan seorang penulis. Buku yang dikemas cakep ini memberikan tips-tips yang tak bisa dilewatkan oleh mereka yang ingin menjadi penulis. 

Di dalam buku ini Mbak Dian juga memberikan rahasianya bagaimana dia bisa produktif pake banget. Kamu yang bingung soal plagiarisme itu contohnya kaya gimana, bakal dijelaskan juga di sini.

Dari buku ini bisa tahu deh, bagaimana harus bersikap kalau misal berasa di PHP-in penerbit. Aduuh,,, itu yang namanya di PHP-in emang nggak enak, ya. Tapi, di sini Mbak Dian memberikan tips yang menurutku, “Wah, iya juga ya!”. Intinya jangan misuh-misuh.

Tips menulisnya itu mulai dari mendapatkan ide menulis, mengajukan ke penerbit, sampai cara promosi buku kalau udah terbit. Karena tugas seorang penulis itu tidak selesai ketika buku sudah terbit. Masih terus lanjut promosi kalau mau bukunya diketahui banyak orang.

Ada bagian tanya-jawab yang pertanyaannya mungkin mewakili sebagian besar mereka yang ingin menjadi penulis atau mereka para penulis pemula (seperti saya). Pas baca sesi tanya jawab, berasa, “Ini yang ingin saya tanyakan juga”  😆

Komik di buku Momwriter's Diary

Asyiknya buku ini tidak berkesan menceramahi dan nggak ngebosenin. Apalagi ada 21 komik yang lucu tentang Mbak Dian, lho. Jadi, setelah konsentrasi baca tips dan segala persoalan tentang dunia penerbitan buku, ketawa-ketiwi deh, baca komiknya. 

Dengan adanya niat dan tekad yang kuat, serta rasa cinta yang mendalam pada dunia kepenulisanlah yang akan membuatmu bertahan dan sukses. (hal. 139)
 -----------------------------------------------------

Entah ini bisa disebut review atau bukan, hehe... Intinya, ini salah satu buku yang nggak bosan saya baca. Jadi, setiap lagi buntu ide atau malas nulis, saya baca buku ini. Dan,,, jreng! Perlahan semangat saya kembali. Hehe...